Kecintaan sama gogo tiap hari makin nambah, gogo yang tiap hari makin besar, dan manist, dan makin pintar.
Dulunya saya tidak menyukainya, tapi tidak membencinya. upsst…beruntunglah engkau si gogo.
yang membuat saya tertarik sama gogo, saat ini gogo paham dengan saya, jika saya keluar rumah, gogo hanya bermain di teras atau di rumah tetangga. dan jika saya sudah datang pasti dia tahu dengan suara motor saya, dia langsung lompat menemuiku. dan membuat saya senang, dia tidak ribut, ketika dia lapar dia tidak nangis. tetapi berwajah sedih menatapku.
Semoga gogo tetap seperti yang sekarang, tidak berubah karakter atau tingkah laku.
Di malam dan di pagi hari senantiasa bermain-main, paling gemar bermain plastik dan mengurung diri dalam kantong kresek.
Anehh…
Tapi saya berjanji untuk tidak menciumnya. dan saya pun tidak mau untuk menemaninya dia tidur. Memeluknya pun tidak, saya hanya senang melihatnya dan memainkannya seperti topeng monyet, padahal dia bukan monyet lho, tapi kucing manis dan imut-imut.
Soal gogo sampai disini dulu yach…
Ingat meski kita benci terhadap binatang, tetapi kita patut untuk memberi dia makan, sesungguhnya dia titipan yang maha kuasa juga.
kata gogo:”mau di beliin camilan….”/