Tag Archives: kantor

Celotehku

Kangen…lama gak berceloteh lagi disini,. Maaf-maaf teman-teman!!! akhir tahun dan awal tahun saya sangat sibuukk, mulai dari urusan rumah, kantor hingga ngurus diri sendiri. Tapi belum urus nikahan…hehehe, kalau urusan nikah mungkin lebih rumit lagi yach?

Kali ini aku mau berbagi pengalaman dan informasi buat teman-temanku yang di dunia maya,. Tentang apakah itu???? tuittuitiututititututi….tentang aku, karir, dan cinta.

Saya tidak bercerita panjang lebar, aku cuman mau bilang kalau memiliki hati yang teguh sabar dan ikhlas itu jauh lebih mulia. Keteguhan hati dan kesabaran itulah yang membawa saya seperti sekarang ini, yang awalnya hanya seorang anak bungsu yang senang bekerja keras karena keinginan untuk mandiri, alhamdulilah saya bisa jadi diri sendiri dan hidup sendiri di tengah padatnya kota. di tengah karir itu saya bertemu sang pangeran. hhahhahahha pangeran kodok? sebut saja pangeran. kenapa kusebutkan sebagai pangeran? dialah menyelamatkanku dalam lamunan panjang. Memberi terang dalam gelapnya malam. huhuhu kaya putri puitis saja. :D dah bassiiii…

Pangeran penyelemat dapat menjaga disaat kesulitan.

Hari yang Sepi di Sudut kantor

143007135_7221cb2e96_mHari ini saya merasa sepi sekali, yang dulunya di kelilingi dengan suara-suara gembira, senang riang, dan canda tawa. Entah semua tiba-tiba hilang secara bersamaan. Sedikit agag setres di buat oleh keadaan.

Tiap pagi saya kekantor, jarak rumahku dengan kantor membutuhkan waktu yang cukup lama, banyak waktu yang terbuang di jalan menuju kantor but that is life.

Tiba di kantor dengan suasana sepi, yach mungkin karena masih kepagian. jadi para staff belum berdatangan.

Setelah pukul 10:30 am, alhamdulillah ada salah seorang teman saya datang, senangnya akhirnya aku tak sendiri lagi.Tetapi setelah melihat dia aku kaget melihat keadaan dia yang sisa menggendong sebelah tangannya.

Setelah beberapa menit ia lalu menghapiriku dan menyerahkan SPDR (resign). uhhhh…. aneh…baru seminggu yang lalu temanku aku Nikah dan dia sudah tidak bisa bersama – sama lagi di kantor. satunya lagi, dia sakit lalu ia pulang kampung, yang satunya lagi ia berangkat ke pulau kalimantan karena saudaranya memaksa ia untuk berangkat ke pulau itu. Kini akhirnya jadi sepiiiii