Tag Archives: Puisi

Puisi dari Seorang Sahabat

Tak menyangka sahabat saya ini bisa pengarang puisi yang menyentuh hati, semenjak saya bersama dia di sebuah Istana Pangkep, saya jarang melihat dia puitis seperti ini, setelah saya jauh dari dia, dia menunjukkan kehebatannya. Saya mohon maaf, semua karena waktu. Sabarlah sobatku…waktu memang harus berlalu…dan harus di lalui. Salah satu puisi sahabat saya berjudul di bawah ini:

“Andai waktu bisa diajak kompromi”

Saat canda mewarnai hariku
Saat tawa menghiasi bibirku
Disaat itulah waktu merampasnya dariku
Disaat itulah ia pergi meninggalkanku

Apalagi yang hendak ku perbuat
Apalagi yang yang harus kukatakan
Ia telah mengambilnya dariku
Ia telah membawa kehidupanku

Kini telah lenyap sudah
Kenangan itu, impian itu, angan itu, semua hilang
Ia telah membawa pergi semua harapan itu

Dan kini waktu telah menujukan kehebatannya
Ya,, kau sangat hebat

Oh..waktu andai saja kau bisa diajak kompromi
Aku hanya butuh satu detik darimu
Untuk mengubah semuannya

Tapi Ternyata hal ini sulit kau berikan
Ternyata kau begitu konsisten
Oh…waktu, terima kasih atas segalanya
Terima kasih karena kau telah mengubah duniaku

By
[aya_firell@yahoo.com]

Alam Persahabatan

Keheningan di sore hari, matahari mulai terbenam, adakah hari ini seorang sahabat menemani??? Akankah ada persahabatan hingga akhir saman?? banyak hal yang perlu kita simak dalam alam persahabatan, persahabatan pernuh arti dan makna yang tersirat maupun tersurat.
Sore hari yang mengingatkan aku pada kalimat-kalimat tajam penuh arti dari penyair yang tak lazim lagi Kahlil Gibran saya ingin teman-teman juga tahu arti dari puisi ini.
yoek jalin persahabatan tingkatkan tali silaturahim…

alam persahabatan

persahabatan

Dan jika berkata, berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan?..Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.

Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.

Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan.

Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka cita; Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya, mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan. Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.

Kahlil Gibran