Category Archives: Mencintai dan Menikmati Pekerjaan

Lebih Nikmat Mencintai Pekerjaan

menikmati pekerjaan

Masih teringat dengan kata-kata ini?
Work is love made visible
And if you can not work with love but only with distaste, it is better that you should leave your work and sit at the gate of the temple and take alms of those who work with joy.

For if you bake bread with indifference, you bake a bitter bread that feeds but half man’s hunger. And if you grudge the crushing of the grapes, your grudge distills a poison in the wine.

And if you sing through as angels, and love not the singing, you muffle man’s ears to the voices of the day and the voices of the night. (Kahlil Gibran)

Apakah Kahlil Gibran berlebihan bila ia menyatakan adalah lebih baik bagi Anda untuk meninggalkan pekerjaan yang tidak Anda cintai dan duduk digerbang kuil dan mengambil sedekah dari mereka yang bekerja dengan sukacita?

Bila kita tidak mencintai dan menikmati pekerjaan, kita akan cepat lelah dan merasa bahwa waktu berputar demikian lama sehingga rasa bosan dan jenuh akan mudah hinggap sehingga tidak membawa hasil maksimal. Berbeda jika kita mencintai dan menikmati pekerjaan, dimana segala sesuatunya dilakukan dengan hati sehingga tanpa terasa waktu berlalu dengan cepat. Kuncinya adalah kata cinta, jika Anda mencintai pekerjaan Anda, tentulah Anda akan menjawab bahwa Kahlil Gibran tidak berlebihan.

Setiap pekerjaan, apapun jenisnya tentulah memiliki resiko, bagi orang Continue reading