Berolah raga di pagi hari adalah hal yang baik buat kesehatan tubuh, merilexkan fikiran dan tentunya menghirup udara segar sangat baik utuk tubuh. Tapi kali ini saya berolahraga di tempat biasa orang berolah raga di pagi hari, saya menemukan beberapa penjual obat berjejeran sepanjang jalan jalur jogging.
Mereka memakai pengeras suara yang dapat merusak suasana jogging. Jadi gak enak, serasa pingin cari tempat lain, “waduh gimana yach, saya kan sudah terlanjur kesini”, sangat mengganggu.
Berbagai macam obat yang ia pasarkan, salah satunya adalah obat antiimpoten. Obat ini paling marak di jual… “knapa yach?”
Nah berhati-hatilah jika Anda ingin membeli obat antiimpoten seperti Viagra. Obat yang laris manis ini merupakan jenis obat yang paling banyak dipalsukan, termasuk di Indonesia.
Hampir 100 persen obat Viagra yang dijual di pinggir-pinggir jalan itu palsu. Isinya tidak jelas, bahkan bisa jadi menimbulkan efek racun pada tubuh,” kata dr.Heru H.Oentoeng M.Repro, Sp.And, seksolog dari Asosiasi Seksologi Indonesia.
Ia menjelaskan, mungkin ada beberapa obat yang berisi sildenafil, bahan aktif dalam Viagra, tetapi memiliki proses pembuatan yang berbeda dengan obat asli. “Pembuatannya jelas berbeda karena yang dipatenkan oleh Pfizer adalah proses untuk mendapatkan sildenafil itu. Obat yang palsu itu belum tentu efektif.
Obat antiimpotensi, menurut dia, hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. “Sebelum meresepkan obat, dokter harus melakukan pemeriksaan. Pemberian obat tentu tergantung pada kondisi pasien. Intinya jangan sekedar minum obat karena hal itu bisa memperlambat pertolongan medis.