Tips Memberikan Oleh-Oleh

Thursday, 12 November, 2009

Oleh-oleh

1. Temukanlah oleh-oleh yang menggambarkan kekhasan suatu daerah. Bisa juga memberikan sesuatu yang unik atau baru. yang pasti benda ini tidak ada di tempat asal kita. kalau umum dan memang tersedia di tempat asal kita, nilai oleh-oleh ini akan berkurang. ia tidak akan istimewa lagi.

2. Beri olhe-oleh yang bermanfaat, misalnya bisa dikonsumsi atau dipakai. oleh-oleh semacam ini biasanya lebih disukai dibandingkan barang yang ujung-ujungnya hanya akan diletakkan di atas meja. bukan berarti barang semacam ini tidak bisa dijadikan oleh-oleh, namun akan lebih baik jika oleh-oleh juga memiliki fungsi.

3 Carilah oleh-oleh yang praktis dan simpel. Jangan beli oleh-oleh terlalu besar yang akhirnya akan merpotkan anda di perjalanan.

4. Berilah oleh-oleh yang seragam bagi teman-teman untuk menghindari rasa cemburu. jika yang meminta oleh-oleh adalah teman baik, baru ibu bisa mencarikan sesuatu yang sedikit lebih khusus untuknya atau sesuai hobinya.

5 katakanlah sjujurnya bila sekiranya tidak memiliki waktu mencari oleh-oleh. Jelaskan dengan baik agar teman atau kerabat mengerti.

Alam Persahabatan

Tuesday, 10 November, 2009

Keheningan di sore hari, matahari mulai terbenam, adakah hari ini seorang sahabat menemani??? Akankah ada persahabatan hingga akhir saman?? banyak hal yang perlu kita simak dalam alam persahabatan, persahabatan pernuh arti dan makna yang tersirat maupun tersurat.
Sore hari yang mengingatkan aku pada kalimat-kalimat tajam penuh arti dari penyair yang tak lazim lagi Kahlil Gibran saya ingin teman-teman juga tahu arti dari puisi ini.
yoek jalin persahabatan tingkatkan tali silaturahim…

alam persahabatan

persahabatan

Dan jika berkata, berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan?..Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.

Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.

Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan.

Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka cita; Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya, mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan. Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.

Kahlil Gibran